Minggu, 14 November 2010

Kunci Menuju Sukses

Senja itu ketika angin berhembus, ku tatap burung elang terbang melayang dengan bebas dan riang. Teringat pesan
kakek buyutku "arahkan tombakmu ke bulan dan mungkin kau akan mendapatkan elang, jangan kau arahkan tombakmu pada ayam karena yang kau dapatkan hanya sebuah batu ". Pesan itu selalu terdengar di telingaku ketika aku melakukan sesuatu. Keinginan /cita cita haruslah setinggi mungkin
karena akan menjadikan kita bersemangat. Keyakinan yang di tanamkan dan dipatri
menjadi kita pantang menyerah dan berambisi. Mungkin kita ingin menjadi
einstein atau alpha edison tapi apakah kita sanggup menghadapi 999 kegagalan
hanya menemukan satu lampu pijar? Mengevaluasi dari kegagalan dan terus
bangkit untuk mencapai kesuksesan seperti kata Tungdesem Waringin seorang motivator ternama negri ini. Penyesalan
hanya membuat diri ini semakin tepuruk dan terbenam. Berusaha dan terus berusaha seperti kata Og Mandino dalam The greatest Salesman " pukulan
lembut seorang anak kecil pun dapat meruntuhkan pohon Oak karena pukulan
tersebut dilakukan secara rutin dan terus menerus ". Lantas apa yang telah kita lakukan untuk kesuksesan kita? Mana yang di sebut kerja keras ketika
mendapat kesulitan kita selalu berlari dan bersembunyi? Mulut ini yang selalu mengatakan bahwa kita telah berkerja keras dan maksimal padahal jam tidur kita hampir 18 jam perhari. Bill Gates hanya menggunakan 4 jam untuk tidur sehingga dia jadi raja microsoft, kita
ingin jadi mereka atau seperti Donald Trumps padahal kita adalah seorang ahli istirahat dan pengeluh. Hasil akhir yang selalu di pikirkan itu menjadi kan kita
seorang yang lemah dan penyesal. Seharusnya berpikir bagaimana berusaha meraih hasil yang maksimal. Mungkin Andrei G Alinenkov dalam Megacreativity berkata benar bahwa " why not every not " atau kenapa tidak setiap kata tidak. Sesuatu yang mendorong kita berpikir dan berpikir bagaimana menemukan jalan tercepat mencapai sisi
yang cerah ketika kita berada di ujung satu sisi hutan belantara. Atau mungkin benar ketika
seorang berkata pada ku "
kembalilah keawal kamu melangkah ketika
kamu menemukan jalan buntu, karena
akhirnya kamu akan mendapatkan
/menemukan jalan terbaik dan tercepat
mencapai garis finish". Jadi apakah
sekarang kita telah menentukan garis
finish dan berapa waktu yang telah kita
tentukan untuk mencapai garis kesuksesan
tersebut ?.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar